0812 1566 3955 nusagama@gmail.com

Museum Sonobudoyo, museum negeri provinsi, Unit I , Alamat : Jl. Trikora (lokasi), Alun-alun Lor Keraton Yogyakarta. Museum Sonobudoyo merupakan museum terlengkap di Indonesia setelah Museum Nasional di Jakarta yang memuat koleksi kesenian dan kebudayaan. Museum Sonobudoyo awalnya merupakan yayasan yang bergerak dalam bidang kebudayaan Jawa, Madura, Bali dan Lombok yang bernama Java Institut yang berdiri tahun 1919 di Surakarta. Selanjutnya pada tahun 1924 berhasil mendirikan museum di Yogyakarta yang diberi nama Sonobudoyo. Pada awalnya museum ini mempunyai koleksi puluhan ribu artefak bersejarah.

Selanjutnya pada tanggal 6 November 1935, Museum Sonobudoyo diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono VII yang ditandai dengan candra sengkala “ Kayu Kinayang Ing Brahmana Budha “. Museum ini di kelola oleh Kantor Sosial Bagian Pengajaran pada masa pendudukan Jepang. Selanjutnya setelah kemerdekaan museum Sonobudoyo ini dikelola oleh Pemerintah Provinsi DIY. Pada tahun 1974 Museum Sonobudoyo ini sempat diserahkan kepada Departeman Pendidikan dan Kebudayaan. Kemudian setelah adanya kebijaksanaan otonomi daerah, pengelolaan museum ini kembali diserahkan kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Yogyakarta.

https://www.youtube.com/watch?v=7O-9snklVz0

 

9-museum-sonobudoyo-unit-1-jl-trikora

9-museum-sonobudoyo-unit-1-jl-trikora

Ruang yang ada di

  1. 3.1 Ruang Pendopo dan Sekitarnya
  2. 3.2 Ruang Pengenalan
  3. 3.3 Ruang Prasejarah
  4. 3.4 Ruang Klasik dan Peninggalan Islam,

Memasuki Ruang yang ketiga yaitu Ruang Klasik dan Peninggalan Islam. Pada ruangan ini, dalam penyajian koleksi dikelompokkan menjadi tujuh unsur kebudayaan universal yaitu:

1. sistem Kemasyarakatan,

2. sistem Bahasa,

3. Sistem Religi,

4. Sistem Kesenian,

5. Sistem Ilmu Pengetahuan,

6. Sistem Peralatan Hidup, dan

7. Sistem Mata Pencaharian Hidup.

Selanjutnya ruang Seni Budaya

  1. 3.5 Ruang Batik
  2. 3.6 Ruang Wayang
  3. 3.7 Ruang Topeng
  4. 3.8 Ruang Jawa Tengah
  5. 3.9 Ruang Emas
  6. 3.10 Ruang Bali

 

Jumlah koleksi museum kurang lebih 43.000 dan setiap tahunnya selalu bertambah. Bertambahnya koleksi melalui hibah, proses ganti rugi, barang titipan, pesanan. Koleksi Museum Sonobudoyo terbagi menjadi 10 jenis yaitu

  1. Koleksi Numismatik dan Heraldika

Objek penelitiannya adalah setiap mata uang / alat tukar yang sah, terdiri dari mata uang logam dan mata uang kertas. Heraldika adalah setiap tanda jasa, lambang dan pangkat resmi (termasuk cap /stempel).

  1. Koleksi Filologi adalah benda koleksi yang menjadi objek penelitian filologi, misalnya riaskah kuno, tulisan tangan yang menguraikan sesuatu hal atau peristiwa.
  2. Koleksi Keramologika adalah koleksi yang dibuat dari bahan tanah liat bakar (baked clay) berupa pecah belah, misalnya: Guci.
  3. Koleksi Seni rupa

Koleksi seni yang mengekspresikan pengalaman artistik melalui objek dua dimensi atau tiga dimensi

  1. Koleksi Teknologi

Benda/kumpulan benda yang menggambarkan perkembangan teknologi yang menonjol berupa peralatan atau hasil produksi yang di buat secara massal oleh suatu industri/pabrik, contoh: Gramaphon.

  1. Koleksi Geologi adalah benda yang menjadi objek ilmu geologi, antara lain batuan, mineral, fosil dan benda-benda bentukan alam lainnya (permata, granit, andesit). Contoh: Batu Barit.
  2. Koleksi Biologi adalah benda yang menjadi objek penelitian ilmu biologi, antara lain tengkorak atau rangka manusia, tumbuh-tumbuhan dan hewan. Misalnya burung (obset) / dikeringkan.
  3. Koleksi Arkeologi adalah benda yang menjadi objek penelitian arkeologi. Benda tersebut merupakan hasil peninggalan manusia dari zaman prasejarah sampai dengan masuknya pengaruh kebudayaan barat misalnya : Cermin.
  4. Koleksi Etnografi adalah benda yang menjadi objek peneiitian ilmu etnografi, benda-benda tersebut merupakan hasil budaya atau menggambarkan identitas suatu etnis misalnya Kacip.
  5. Koleksi Historika adalah benda yang bernilai sejarah dan menjadi objek penelitian sejarah. Benda tersebut dari sejarah masuknya budaya barat sampai dengan sekarang, misalnya.
  6. Senapan laras panjang, Meriam.

Koleksi tersebut dipamerkan di Museum Sonobudoyo unit I dan Museum Sonobudoyo II. Untuk Sonobudoyo unit I dipamerkan di sembilan ruang.

Kunjungi Kami

Pameran Tetap :

Selasa – Kamis 08.00 – 15.30 WIB
Jumat 08.00 – 14.00 WIB
Sabtu & Minggu 08.00 – 15.30 WIB

Senin dan hari besar atau libur nasional tutup

Pagelaran Wayang :

Senin – Sabtu 20.00 – 22.00 WIB

Minggu dan hari besar atau libur nasional tutup

Tiket

Dewasa Perorangan Rp. 3.000,-
Dewasa Rombongan Rp. 2.500,-
Anak–anak Perorangan Rp. 2.500,-
Anak–anak Rombongan Rp. 2.000,-
Wisatawan Asing Rp. 5.000,-
Pagelaran Wayang Rp. 20.000,-

 

Fasilitas

Fasilitas penunjang yang tersedia ditempat ini berupa koleksi buku dan naskah yang menggambarkan kebudayaan Indonesia, ruang laboratorium konversi, pendopo untuk ruang pengunjung.

Museum Sonobudoyo Unit I mempunyai Auditorium yang dapat digunakan untuk ruang rapat, pelatihan atau seminar yang berkapasitas 75 orang untuk lantai pertama dan 100 orang untuk lantai dua

Referensi artikel dari

http://www.yogyalagi.com/2015/10/museum-sonobudoyo-yogyakarta.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Museum_Sonobudoyo

http://www.sonobudoyo.com/id

http://jogjatrip.com/id/798/Museum-Sonobudoyo

http://www.anishidayah.com/2015/02/museum-sonobudoyo-museum-koleksi-barang.html

Museum Sonobudoyo I, Pendiri Sonobudoyo I, Koleksi Museum Sonobudoyo I, Objek Studi Wista, Tempat Studi Wisata, Objek Studi Tour Privat Guru Online, Guru Online, Privat Online Indonesia, Belajar Privat Online, Privat Online Jogja. Privat Belajar PR Online, Kerjakan PR mudah, Bantuan Kerjakan PR, Pahami Dalam Kerjakan PR, Les Privat (Belajar Mandiri) Komputer,  Les Privat (Belajar Mandiri) Internet. Internet Administrasi sekolah, Bidang internet marketing.