Pengertian TK RA di Indonesia Arti Pembingan TK RA, Raudatul athfal (disingkat RA)

Pengertian TK RA di Indonesia Arti Pembingan TK RA, Raudatul athfal (disingkat RA) merupakan jenjang pendidikan anak usia dini (yakni usia 6 tahun atau di bawahnya) dalam bentuk pendidikan formal, di bawah pengelolaan Kementerian Agama

RA setara dengan taman kanak-kanak (TK), di mana kurikulumnya ditekankan pada pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Di Indonesia, menempuh pendidikan TK/RA tidaklah wajib. Namun dalam perkembangannya, banyak sekolah dasar yang mewajibkan calon siswanya lulus TK/RA.

https://id.wikipedia.org/wiki/Raudatul_athfal

RA dan TK sama sama pendidikan anak usia 4-6 tahun pada jalur formal yang diakui pemerintah dan tercantum dalam UU RI No 20 tahun 2003.
Trus apa dong bedanya?

  1. TK itu dikelola oleh DikNas, sedangkan RA dikelola oleh Departemen Agama (DepAg) yang kini berubah nama menjadi Kementrian Agama (KemenAg).
  2. Pendidikan di TK biasanya bersifat umum, sedangkan RA lebih menekankan pada keagamaannya.
  3. Anak-anak di TK agamanya bisa macam-macam, ada islam, kristen, katolik dll. Tapi kalau anak RA hanya islam. Kita bisa lihat ada TK Kristen, tapi kita tidak akan menemukan RA Kristen.
  4. Dari segi seragam, anak TK ada yang menggunakan seragam islami ada juga yang bebas, kan agamanya juga tidak mesti islam. Tapi semua anak RA berseragam islami, begitu pula gurunya. (kalau ada guru RA yang tidak berkerudung, masih perlu dipertanyakan tanggung jawabnya sebagai guru RA)

Taman kanak-kanak (bahasa Inggris: kindergarten), disingkat TK, adalah jenjang pendidikan anak usia dini (usia 6 tahun atau di bawahnya) dalam bentuk pendidikan formal. Kurikulum TK ditekankan pada pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Lama masa belajar seorang murid di TK biasanya tergantung pada tingkat kecerdasannya yang dinilai dari rapor per semester. Secara umum untuk lulus dari tingkat program di TK selama 2 (dua) tahun, yaitu:

  1. TK 0 (nol) Kecil (TK kecil) selama 1 (satu) tahun
  2. TK 0 (nol) Besar (TK besar) selama 1 (satu) tahun

Umur rata-rata minimal kanak-kanak mula dapat belajar di sebuah taman kanak-kanak berkisar 4-5 tahun sedangkan umur rata-rata untuk lulus dari TK berkisar 6-7 tahun. Setelah lulus dari TK, atau pendidikan sekolah dan pendidikan luar sekolah lainnya yang sederajat, murid kemudian melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi di atasnya, yaitu Sekolah Dasar atau yang sederajat.

Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 1 ayat 14 menyatakan :

” Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membentuk pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut”.

TK merupakan bentuk pendidikan anak usia dini yang berada pada jalur pendidikan formal, sebagai mana dinyatakan dalam Undang-undang Sistem pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 28 “Pendidikan aak usia dini pada jalur pendidikan formal benrbentuk Taman Kanak-kanak (TK), Raudhatul Athfal, atau bentuk lain yang sederajat”.

TK adalah jenjang pendidikan formal pertama yang memasuki anak usia 4-6 tahun, sampai memasuki pendidikan dasar. Menurut Peraturan Pemerintah nomor 27 tahun 1990, tentang pendidikanprasekolah BAB I pasal 1 disebutkan; “Pendidikan prasekolah adalah pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak didik diluar lingkungan keluarga sebelum memasuki pendidikan dasar (Depdikbud, Dirjen dikdasmen,1994: 4).

Berdasarkan hal tersebut maka pendidikan prasekolah bertujuan untuk membantu meletakan dasar kearah perkembangan sikap pengetahuan, keterampilan dan daya cipta yang diperlukan oleh anak didik dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan untuk pertumbuhan tingkat penalaran anak didik serta perkembangan selanjutnya.

Pendidikan TK merupakan wadah untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak didik sesuai sifat-sifat alami anak, oleh karena itu maka pendidikan taman kanak-kanak harus memberi peluang agar anak-anak dapat berkembang seluruh aspek kepribadiannya melalui proses bermain. Bermain merupakan prinsip yang melekat pada kodrat anak.

Pembelajaran di TK

Di TK, siswa diberi kesempatan untuk belajar dan diberikan kurikulum pembelajaran yang sesuai dengan usia pada tiap-tiap tingkatannya. Siswa diajarkan mengenai hal-ihwal berikut ini:

  1. Agama,
  2. Budi bahasa,
  3. Berhitung,
  4. Membaca (mengenal aksara dan ejaan),
  5. Bernyanyi,
  6. Bersosialisasi dalam lingkungan keluarga dan teman-teman sepermainannya, dan
  7. Berbagai macam keterampilan lainnya.

Tujuan TK adalah meningkatkan daya cipta anak-anak dan memacu mereka untuk belajar mengenal berbagai macam ilmu pengetahuan melalui pendekatan nilai budi bahasa, agama, sosial, emosional, fisik, motorik, kognitif, bahasa, seni, dan kemandirian. Semua dirancang sebagai upaya mengembangkan daya pikir dan peranan anak dalam hidupnya. kegiatan belajar ini dibuat dalam model belajar sambil bermain.

Sumber dari

https://id.wikipedia.org/wiki/Taman_kanak-kanak

http://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/2013/12/pengertian-dan-konsep-dasar-tk-taman.html

http://tktarbiyatulathfal41.blogspot.co.id/2015/06/pengertian-paud-tk-kb-tpa-sps.html

http://impian-yuliez.blogspot.co.id/2011/01/raudhatul-athfal.html

Bimbel TK Calistung Jenius Jogja
Bimbel TK Calistung Jenius Jogja

Jadi apakah sebenarnya TK Taman kanak-kanak tersebut?… Pendidikan Taman Kanak-kanak yang sering disebut TK merupakan salah satu bentuk PAUD pendidikan anak usia dini (Baca tetang PAUD di sini) yang memiliki peran penting untuk mengembangkan kepribadian anak serta mempersiapkan mereka memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Pendidikan TK merupakan jembatan antar lingkungan keluarga dengan masyarakat yang lebih luas yaitu sekolah dasar dan lingkungan lainnya.

Sebagai salah satu bentuk pendidikan anak usia dini, lembaga ini menyediakan program pendidikan dini, sekurang-kurangnya anak usia 4 tahun sampai memasuki jenjang pendidikan dasar. Istilah anak usia dini di Indonesia ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun. Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 1 ayat 14 menyatakan :

” Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membentuk pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut”.

TK merupakan bentuk pendidikan anak usia dini yang berada pada jalur pendidikan formal, sebagai mana dinyatakan dalam Undang-undang Sistem pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 28 “Pendidikan aak usia dini pada jalur pendidikan formal benrbentuk Taman Kanak-kanak (TK), Raudhatul Athfal, atau bentuk lain yang sederajat”.

TK adalah jenjang pendidikan formal pertama yang memasuki anak usia 4-6 tahun, sampai memasuki pendidikan dasar. Menurut Peraturan Pemerintah nomor 27 tahun 1990, tentang pendidikanprasekolah BAB I pasal 1 disebutkan; “Pendidikan prasekolah adalah pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak didik diluar lingkungan keluarga sebelum memasuki pendidikan dasar (Depdikbud, Dirjen dikdasmen,1994: 4).

Berdasarkan hal tersebut maka pendidikan prasekolah bertujuan untuk membantu meletakan dasar kearah perkembangan sikap pengetahuan, keterampilan dan daya cipta yang diperlukan oleh anak didik dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan untuk pertumbuhan tingkat penalaran anak didik serta perkembangan selanjutnya.

Pendidikan TK merupakan wadah untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak didik sesuai sifat-sifat alami anak, oleh karena itu maka pendidikan taman kanak-kanak harus memberi peluang agar anak-anak dapat berkembang seluruh aspek kepribadiannya melalui proses bermain. Bermain merupakan prinsip yang melekat pada kodrat anak.

Pendidikan anak usia dini khususnya Taman kanak-kanak TK adalah pendidikan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan anak secara menyeluruh atau menekankan pada perkembangan seluruh aspek kepribadian anak, hal ini sebagaimana yang dikemukakan Anderson (1993), “Early childhood education is based on a number of methodicl didactic consideration the aim of  which is provide opportunities for development of children personality”. Arti terjemahan pandangan Anderson tersebut adalah pendidikan Taman Kanak-kanak TK memberi kesempatan untuk mengembangkan kepribadian anak. Oleh karena itu, pendidikan anak usia dini PAUD khususnya TK perlu menyediakan berbagai kegiatan yang dapat mengembangkan berbagai aspek perkembangan yang meliputi aspek kognitif, bahasa, sosial, emosi, fisik, dan motorik (Suriansyah dan Aslamiah, 2011 : 23).

Pembelajaran di taman kanak-kanak TK hendak disesuaikan dengan usia anak yang masih suka bemain, kegiatan pembelajaran Calistung (baca tulis berhitung) harus diintegrasikan dalam kegiatan bermain, dalam program eksplorasi maupun dalam kegiatan sentra. Dalam kegiatan belajar berhitung misalnya dapat dilakukan dengan permainan-permainan berhitung, ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan kognitif saja, tetapi juga kesiapan mental sosial dan emosional serta untuk menumbuhkan kecerdasan anak, khususnya kecerdasan  logico-mathematics seperti yang dikemukakan oleh Gardener (1998) dalam (Suriansyah dan Aslamiah, 2011).

Sumber : disarikan dari berbagai sumber!!

Moeslichatoen. (2004). Metode Pengajaran di Taman Kanak-kanak. Jakarta. PT. Rineka Cipta.

Pendidikan dasar dan Menengah, Direktur Jenderal. (1995/1997). Garis-garis Besar Program Kegiatan Belajar  Taman Kanak-kanak 1994. Jakarta. Depdiknas.

Suriansyah, Ahmad, Aslamiah. (2011). Strategi Pembelajaran Anak Usia Dini. Banjarmasin. Comdes.

Pengertian RA, Pengertian TK, Pengertian RA TK, Privat Calistung Jogja, Privat Baca Tulis, Privat Berhitung TK, Privat TK PAUD Jogja, Guru Privat TK Jogja, Tempat Privat TK PAUD, Guru Les Privat Jogja, Privat TK guru Datang. Privat Guru Online, Guru Online, Privat Online Indonesia, Belajar Privat Online, Privat Online Jogja. Privat Belajar PR Online, Kerjakan PR mudah, Bantuan Kerjakan PR, Pahami Dalam Kerjakan PR, Les Privat (Belajar Mandiri) CALISTUNG untuk PAUD, TK, SD Kelas 1,  Materinya adalah Dasar-dasar Membaca, Cara Membaca, Menulis Huruf, dan Berhitung. Les Privat (Belajar Mandiri) UM PNS ujian masuk CPNS ujian pengawai negeri. Materi kemampuan dasar, pengetahuan umum.

Pengertian RA, Pengertian TK, Arti RA, Arti TK sehingga Apa perbedaan antara RA dengan TK

Pengertian RA, Pengertian TK, Arti RA, Arti TK sehingga Apa perbedaan antara RA dengan TK. RA singkatan dari Raudhatul Athfal. Diambil dari istilah bahasa Arab. Raudhah artinya taman, sedangkan Athfal artinya kanak-kanak. RA berada dibawah naungan Departemen Agama melalui SK Menag. Yang dikelola secara profesional oleh guru-guru RA dalam wadah IGRA (Ikatan Guru Raudhatul Athfal). Selain materi umum, RA memperkenalkan pula dasar-dasar ajaran agama Islam kepada anak didiknya.

logo_raudhatul_atfhal_ar_raihan
logo_raudhatul_atfhal_ar_raihan
logo-tk-aba-muh
logo-tk-aba-muh

Sedangkan TK adalah singkatan dari Taman Kanak-Kanak, sebuah TK berdiri dengan adanya SK dari Mendiknas sehingga jelas bahwa TK merupakan output dari Departemen Pendidikan Nasional. Tk dikelola secara professional oleh guru-guru TK dalam wadah IGTK (Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak). Untuk usia anak didik yang belajar di RA sama dengan anak yang belajar di TK yaitu antara 4 – 6 tahun.

Adapun TK Islam Terpadu sudah tentu beda dengan TK pada umumnya karena muatan agamanya .  Mulai dari pakaian seragam, tata cara mengawali pembelajaran, dan lain lain sangat kental dengan nuansa Islami. Misalnya hafalan Hadist ,Qur’an dan doa . Sudah biasa bagi anak anak murid menyebut suatu hadist lengkap dengan artinya .

RA setara dengan taman kanak-kanak (TK), di mana kurikulumnya ditekankan pada pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Di Indonesia, menempuh pendidikan TK/RA tidaklah wajib. Namun dalam perkembangannya, banyak sekolah dasar yang mewajibkan calon siswanya lulus TK/RA.

https://id.wikipedia.org/wiki/Raudatul_athfal

RA dan TK sama sama pendidikan anak usia 4-6 tahun pada jalur formal yang diakui pemerintah dan tercantum dalam UU RI No 20 tahun 2003.
Trus apa dong bedanya?

  1. TK itu dikelola oleh DikNas, sedangkan RA dikelola oleh Departemen Agama (DepAg) yang kini berubah nama menjadi Kementrian Agama (KemenAg).
  2. Pendidikan di TK biasanya bersifat umum, sedangkan RA lebih menekankan pada keagamaannya.
  3. Anak-anak di TK agamanya bisa macam-macam, ada islam, kristen, katolik dll. Tapi kalau anak RA hanya islam. Kita bisa lihat ada TK Kristen, tapi kita tidak akan menemukan RA Kristen.
  4. Dari segi seragam, anak TK ada yang menggunakan seragam islami ada juga yang bebas, kan agamanya juga tidak mesti islam. Tapi semua anak RA berseragam islami, begitu pula gurunya. (kalau ada guru RA yang tidak berkerudung, masih perlu dipertanyakan tanggung jawabnya sebagai guru RA)

Taman kanak-kanak (bahasa Inggris: kindergarten), disingkat TK, adalah jenjang pendidikan anak usia dini (usia 6 tahun atau di bawahnya) dalam bentuk pendidikan formal. Kurikulum TK ditekankan pada pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Lama masa belajar seorang murid di TK biasanya tergantung pada tingkat kecerdasannya yang dinilai dari rapor per semester. Secara umum untuk lulus dari tingkat program di TK selama 2 (dua) tahun, yaitu:

  1. TK 0 (nol) Kecil (TK kecil) selama 1 (satu) tahun
  2. TK 0 (nol) Besar (TK besar) selama 1 (satu) tahun

Umur rata-rata minimal kanak-kanak mula dapat belajar di sebuah taman kanak-kanak berkisar 4-5 tahun sedangkan umur rata-rata untuk lulus dari TK berkisar 6-7 tahun. Setelah lulus dari TK, atau pendidikan sekolah dan pendidikan luar sekolah lainnya yang sederajat, murid kemudian melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi di atasnya, yaitu Sekolah Dasar atau yang sederajat.

Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 1 ayat 14 menyatakan :

” Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membentuk pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut”.

TK merupakan bentuk pendidikan anak usia dini yang berada pada jalur pendidikan formal, sebagai mana dinyatakan dalam Undang-undang Sistem pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 28 “Pendidikan aak usia dini pada jalur pendidikan formal benrbentuk Taman Kanak-kanak (TK), Raudhatul Athfal, atau bentuk lain yang sederajat”.

TK adalah jenjang pendidikan formal pertama yang memasuki anak usia 4-6 tahun, sampai memasuki pendidikan dasar. Menurut Peraturan Pemerintah nomor 27 tahun 1990, tentang pendidikanprasekolah BAB I pasal 1 disebutkan; “Pendidikan prasekolah adalah pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak didik diluar lingkungan keluarga sebelum memasuki pendidikan dasar (Depdikbud, Dirjen dikdasmen,1994: 4).

Jika dilihat dari lembaga yang menaungi maka arti RA dan Arti TK atau Pengertian RA Pengertian TK adalah

Pada dasarnya RA dan TK itu memang sama. Raudhatul Athfal kan artinya Taman Kanak – Kanak juga. RA dan TK sama sama pendidikan anak usia 4-6 tahun pada jalur formal yang diakui pemerintah dan tercantum dalam UU RI No 20 tahun 2003.
Mari kita cermati perbedaannya berikut:

  1. TK itu dikelola oleh DikNas, sedangkan RA dikelola oleh Departemen Agama (DepAg) yang kini berubah nama menjadi Kementrian Agama (KemenAg).
  2. Pendidikan di TK biasanya bersifat umum, sedangkan RA lebih menekankan pada keagamaannya.
  3. Anak-anak di TK agamanya bisa macam-macam, ada islam, kristen, katolik dll. Tapi kalau anak RA hanya islam. Kita bisa lihat ada TK Kristen, tapi kita tidak akan menemukan RA Kristen.
  4. Dari segi seragam, anak TK ada yang menggunakan seragam islami ada juga yang bebas, kan agamanya juga tidak mesti islam. Tapi semua anak RA berseragam islami, begitu pula gurunya. (kalau ada guru RA yang tidak berkerudung, masih perlu dipertanyakan tanggung jawabnya sebagai guru RA)

Berdasarkan hal tersebut maka pendidikan prasekolah bertujuan untuk membantu meletakan dasar kearah perkembangan sikap pengetahuan, keterampilan dan daya cipta yang diperlukan oleh anak didik dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan untuk pertumbuhan tingkat penalaran anak didik serta perkembangan selanjutnya.  Menyambut Positif maraknya TK/RA

Masyarakat Menyambut positif terhadap perkembangan pendidikan anak TK / RA . Hal tersebut mengisyaratkan bahwa masyarakat kita memiliki kepedulian besar terhadap dunia pendidikan khususnya pendidikan anak. Setidaknya ada dua keuntungan dengan maraknya TK/RA diwilayah Kita. Pertama bagi masyarakat, mereka dapat dengan leluasa memilih TK/RA mana yang ‘terbaik’ menurut mereka.

Keuntungan yang kedua adalah bagi pengelola TK/RA. Sebenarnya ini adalah sebuah keuntungan yang sekaligus juga sebuah tantangan. Karena dengan banyaknya TK/RA , para pengelola harus lebih giat mengadakan revolusi-revolusi pendidikan guna meningkatkan kualitas dan profesionalisme pegawainya. Logikanya jika pengelola TK/RA bersikap statis terhadap perkembangan zaman dan selalu menggunaka metode-metode yang konservatif, maka jangan harap masyarakat mau melirik TK/RA tersebut.

Banyak alasan orang tua/wali mempercayakan pendidikan buah hatinya pada TK/RA. Ada yang beralasan karena tuntutan zaman yang mendesak anak untuk cerdas dalam hal IPTEK dan IMTAQ sejak dini. Ada juga yang beralasan sebagai syarat masuk SD. Karena ada beberapa Sekolah Dasar yang menginginkan siswa kelas pertamanya sudah pandai membaca, menulis, dan berhitung tingkat dasar. Namun ada pula hanya “ mengikuti tetangga” .
Islam sendiri memang menganjurkan kepada orang tua /wali untuk memperhatikan pendidikan anak bagi buah hatinya. Jangan sampai sang anak tidak mendapatkan pendidikan yang layak sehingga masa depan mereka menjadi suram.

Memilih sekolah untuk anak.

Sebagai orang tua / wali siswa hendaknya memilih pendidikan yang dikelola secara serius dan professional. Hal tersebut sesuai dengan sunnah Rasulullah  yang menganjurkan suatu pekerjaan harus diserahkan kepada yang ahli dalam bidangnya.Untuk memillih TK/RA yang berkualitas tidaklah sulit.  Kita dapat mengetahuinya dari masyarakat sekitar.

Bertanyalah pada mereka dan mintalah penilaian mereka tentang TK/RA tersebut. Atau kita juga bisa menyaksikan sendiri output dari TK/RA tersebut.Apakah setelah tamat TK/RA banyak siswanya yang pandai membaca, menulis, dan berhitung? Bagaimana akhlak siswanya? Dan lain-lain. Prestasi yang diraih TK/RA dalam event-event perlombaan berskala kecil maupun besar juga bisa menjadi referensi orang tua untuk memilih TK /RA.

Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan Anak.

Pada dasarnya TK/RA hanya membantu peran orang tua/wali dalam hal pendidikan. Jadi penggerak utamanya tetap orang tua /wali dari anak tersebut. Sekalipun kita telah memasukan anak ke TK/RA yang berkualitas bukan berarti orang tua/wali bisa ‘mencuci tangan’ dengan bebas.. Karena tanggung jawab pendidikan anak di dunia dan di akhirat kelak ada di pundak orang tua.

Pada usia dini merupakan masa-masa Golden Age, pada masa golden age berumur 0-6 tahun pada masa ini otak anak berkembang 80%. Pada masa ini pula anak-anak mudah dibentuk oleh karena itu anak perlu dibimbing dengan cara yang baik dan sesuai dengan usianya, agar  nantinya dia menjadi anak yang unggul dalam agama maupun intelektualnya.

Sumber dari

https://id.wikipedia.org/wiki/Raudatul_athfal

https://id.wikipedia.org/wiki/Taman_kanak-kanak

http://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/2013/12/pengertian-dan-konsep-dasar-tk-taman.html

http://www.membumikanpendidikan.com/2015/03/pengertian-pembelajaran-seni-di-taman.html

http://impian-yuliez.blogspot.co.id/2011/01/raudhatul-athfal.html

http://www.ra-miftahul-jannah.sch.id/p/sejarah-berdirinya-taman-kanak_8.html

Masyarakat menyambut positif maraknya TK/RA

Arti TK, Arti RA, Pengertian RA, Pengertian TK, Privat Calistung Jogja, Privat Baca Tulis, Privat Berhitung TK, Privat TK PAUD Jogja, Guru Privat TK Jogja, Tempat Privat TK PAUD, Guru Les Privat Jogja, Privat TK guru Datang

Privat Guru Online, Guru Online, Privat Online Indonesia, Belajar Privat Online, Privat Online Jogja. Privat Belajar PR Online, Kerjakan PR mudah, Bantuan Kerjakan PR, Pahami Dalam Kerjakan PR, Les Privat (Belajar Mandiri) CALISTUNG untuk PAUD, TK, SD Kelas 1,  Materinya adalah Dasar-dasar Membaca, Cara Membaca, Menulis Huruf, dan Berhitung. Les Privat (Belajar Mandiri) UM PNS ujian masuk CPNS ujian pengawai negeri. Materi kemampuan dasar, pengetahuan umum.