0812 1566 3955 nusagama@gmail.com

Diklat Pendidikan dan Pelatihan membuat Media Pengajaran dan Pendidikan bagi Guru

  1. Media Pengajaran Berbasis Multimedia, Compateble on Disk dan on Websites.
  2. Program Macromedia Flash, Animasi Flash + CD Tutorial Flash
  3. Program Adobe Flash,
  4. Program Lectora,
  5. Program Power Point,

Diklat Pendidikan dan Pelatihan membuat Media Pengajaran dan Pendidikan bagi Guru.

 

Diklat Pelatihan Membuat Menciptakan Karya Media Belajar Bagi Guru dan Calon Guru.

Secara etimologi, kata “media” merupakan bentuk jamak dari “medium”, yang berasal dan Bahasa Latin “medius” yang berarti tengah. Sedangkan dalam Bahasa Indonesia, kata “medium” dapat diartikan sebagai “antara” atau “sedang” sehingga pengertian media dapat mengarah pada sesuatu yang mengantar atau meneruskan informasi (pesan) antara sumber (pemberi pesan) dan penerima pesan. Media dapat diartikan sebagai suatu bentuk dan saluran yang dapat digunakan dalam suatu proses penyajian informasi (AECT, 1977:162).

Istilah media mula-mula dikenal dengan alat peraga, kemudian dikenal dengan istilah audio visual aids (alat bantu pandang/dengar). Selanjutnya disebut instructional materials (materi pembelajaran), dan kini istilah yang lazim digunakan dalam dunia pendidikan nasional adalah instructional media (media pendidikan atau media pembelajaran). Dalam perkembangannya, sekarang muncul istilah e-Learning. Huruf “e” merupakan singkatan dari “elektronik”. Artinya media pembelajaran berupa alat elektronik, meliputi CD Multimedia Interaktif sebagai bahan ajar offline dan Web sebagai bahan ajar online.

Baca Lanjut https://endonesa.wordpress.com/ajaran-pembelajaran/media-pembelajaran/

Media pembelajaran merupakan komponen intruksional yang melliputi pesan, orang, dan peralatan. Menurut syaifulbahri djamarah dan aswan zain,media merupakan wahana penyalur informasi belajar atau informasi pesan. Media yang digunakan dalam pembelajaran beraneka ragam. Seseorang guru harus dapat memilih salah satu media pembelajaran yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Penggunaan atau pemilihan media harus disesuaikan dengan materi dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

Menurut (Djamarah, 2002:140) menggolongkan media pembelajaran menjadi tiga yaitu:

  1. Media auditif yaitu media yang mengandalkan kemampuan suara saja, seperti radio,  kaset rekorder.
  2. Media visual adalah media yang hanya mengandalkan indera penglihatan karena hanya menampilkan gambar diam seperti film bingkai, foto, gambar, atau lukisan.
  3. Media audiovisual adalah media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik.

Selanjutnya (Sadiman, 2008:28) membagi media pembelajaran menjadi 3 golongan kelompok besar :

  1. Media Grafis termasuk media visual seperti gambar/foto, sketsa, diagram, bagan/chart, grafik, kartun, poster, peta, dan globe.
  2.  Media Audio berkaitan dengan indera pendengaran. Seperti radio, alat perekam piata magnetik, piringan laboratorium bahasa.
  3. Media Proyeksi Diam seperti film bingkai (slide), film rangkai (film strip), media transparan, film, televisi,  video.

Berdasarpankan pendapat di atas, maka media pembelajaran dapat dikelompokkan sebagai berikut.

Media Audio

Media Audio adalah media yang isi pesannya hanya diterima melalui indera pendengaran. Dilihat dari sifat pesan yang diterima, media audio dapat menyampaikan pesan verbal (bahasa lisan atau kata-kata) maupun non verbal (bunyi-bunyian dan vokalisasi).

Media Visual

Media visual adalah media yang hanya mengandalkan indra penglihatan. Media visual menampilan materialnya dengan menggunakan alat proyeksi atau proyektor, karena melalui media ini perangkat lunak (soft ware) yang melengkapi alat proyeksi ini akan dihasilkan suatu bias cahaya atau gambar yang sesuai dengan materi yang diinginkan.

Media Audio-Visual

Media audio-visual disebaut juga sebagai media video. Video merupakan media yang digunakan untuk menyampaikan pesan pembelajaran. Dalam media video terdapat dua unsur yang saling bersatu yaitu audio dan visual. Adanya unsur audio memungkinkan siswa untuk dapat menerima pesan pembelajaran melalui pendengaran, sedangkan unsur visual memungkinkan penciptakan pesan belajar melalui bentuk visualisasi.

Sumber dari

Media Pembelajaran
Macam-Macam Media Pembelajaran
SMPN 5 Yogyakarta Piagam Juara

SMPN 5 Yogyakarta Piagam Juara

SMPN 7 Yogyakarta Diskusi

SMPN 7 Yogyakarta Diskusi

Privat Guru Online, Guru Online, Privat Online Indonesia, Belajar Privat Online, Privat Online Jogja. Privat Belajar PR Online. Pelatihan Kewirausaan Bagi Ibu Rumah Tangga dan Remaja. Privat Bisnis Remaja, Peluang Bisnis Remaja, Bisnis bagi Ibu rumah Tangga, Bisnis Ibu Rumah tangga, Bisnis Profit Ibu Rumah. Pelatihan Parenting bagi Ibu Bapak dan Pengasuh anak. Diklat Parenting, Pola Asuh Parenting, Pendidikan Anak Usia Main, Belajar Parenting, Privat Parenting, Privat Ibu Asuh.