0812 1566 3955 nusagama@gmail.com

Mendikbud sudah mentargetkan bahwa kurikulum baru 2013 sudah siap dipakai untuk tahun ajaran baru tahun 2013 pada bulan Juli 2013. Kurikulum baru yang berbasis integratif akan diajarkan untuk jenjang satuan pendidikan SD, SMP dan SMA di seluruh Indonesia.  Uji publik sudah dilaksanakan dibeberapa daerah. Hasil uji publik terhadap kurikulum baru sudah dibuat dalam naskah dan sudah diedarkan kepada para guru.

Namun ada penilaian dari PGRI Persatuan Guru Republik Indonesia, bahwa pelaksanaan kurikulum integratif  yang begitu cepat akan merugikan guru. Guru belum siap dengan kurikulum integratif itu. Apalagi kondisi guru sangat hiterogen di wilayah Indonesia. Kemampuan dan sikap mereka sangat berbeda-beda. Apalagi untuk daerah di perbatasan dan wilayah pedalaman yang jauh dari informasi dan pelatihan bagi guru di pedalaman.

Ada beberapa faktor yang pening untuk mencapai keberhasilan pelaksanaan kurikulum integratif itu. Faktor-faktor pendukung keberhasilan kurikulum integratif adalah:

  1. Kesiapan pemerintah dalam sosialisi kepada guru.
  2. Tanggapan dan evaluasi kurikulum integratif dari hasil uji publik.
  3. Kesiapan tenaga pengajarnya dan guru kelas.
  4. Kesiapan dokumen pendukung dari pemerintah dan mendikbud.
  5. Kesiap pihak sekolah dan lembaga penyelenggara pendidikan.
  6. Kesiapan siswa dan orang tua siswa.
  7. Kesiapan dan keperdulian masyarakat dalam menerapkan kurikulum integratif.

Konsep kurikulum integratif sudah bagus, dan mempunyai nilai yang besar bagi pengembangan pendidikan. Dinyakini bahwa kurikulum integratif sudah sesuai dengan perkembangan teori pendidikan dan perkembangan dunia pendidikan modern.  Dalam kurikulum yang baru ada muatan kemampuan komputer dan internet yang banyak. Privat Komputer, Kursus komputer, privat komputer kantor, privat komputer administrasi.