fbpx
0812 1566 3955 nusagama@gmail.com

SMPN 9 Yogyakarta SMPN Negeri 9 Jogja Unggulan di DIY

SMP Negeri 9 Yogyakarta adalah sebuah sekolah menengah pertama yang didirikan pada tanggal 1 Agustus 1960. Sekolah ini terletak di Jalan Ngeksigondo 30 Yogyakarta. Pada awalnya, SMP Negeri 9 Yogyakarta merupakan salah satu sekolah filial dari SMP Negeri 4 Yogyakarta. Saat ini, SMP Negeri 9 Yogyakarta telah berstandar nasional, yang ditetapkan pada tanggal 19 Juli 2005.

Hymne SMP N 9 Yogyakarta

SMP Negri sembilan, almamater yang ku banggakan
di sini kami dibesarkan, dalam segi pendidikan
berbagai ilmu kuterima, pasti nantinya kan berguna
bapak ibu guru memberikan bimbingan penuh kasih sayang
oh Tuhan, doa dan syukurku, ku panjatkan tulus bagimu
Terangilah setiap langkahku agar tercapai citaku
kuncup kian menjadi bunga, mekar harumnya membahana
kan ku suntingkan nantinya untukmu bangsa dan negara

http://duniacepty.blogspot.co.id/2010/11/hymne-smp-n-9-yogyakarta.html

 

A. VISI SMPN 9 YOGYAKARTA
“Berprestasi berlandaskan imtaq dan iptek, berwawasan lingkungan, serta berjiwa nasionalisme”Berprestasi berlandaskan imtaq dan iptek, berwawasan lingkungan, serta berjiwa nasionalisme
Visi merupakan tujuan jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek. Visi menjiwai semua warga sekolah dalam mewujudkan tujuan dalam setiap gerak dan langkah yang berkelanjutan dalam mencapai tujuan sekolah.
Visi tersebut mencerminkan profil dan cita-cita sekolah yang:
a. berorientasi ke depan dengan memperhatikan potensi kekinian berdasarkan moral yang
b. sesuai dengan norma dan harapan masyarakat lingkungan Yogyakarta
c. ingin mencapai keunggulan
d. mendorong semangat dan komitmen seluruh warga sekolah
e. mendorong adanya perubahan kearah yang lebih baik dan bermoral
f. mengarahkan langkah-langkah strategis (misi) sekolah

Dalam mencapai visi, perlu dilakukan dengan misi berupa kegiatan jangka panjang dengan arah yang jelas. Berikut ini merupakan misi yang dirumuskan berdasarkan visi.

B. MISI SMPN 9 YOGYAKARTA

Di setiap kerja komunitas pendidikan, kami selalu menumbuhkan disiplin sesuai aturan bidang kerja masing-masing, saling menghormati dan saling percaya dan tetap menjaga hubungan kerja yang harmonis dengan berdasarkan pelayanan prima, kerjasama, dan silaturahmi.
Penjabaran misi di atas meliputi:
1. Meningkatkan penghayatan terhadap ajaran agama yang dianut dan budaya bangsa sehingga terbangun siswa yang kompeten dan berakhlak mulia.
2. Mendorong lulusan yang bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa, berkualitas, berprestasi, dan berakhlak tinggi.
3. Meningkatkan dan mendorong keunggulan dalam penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
4. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga setiap siswa berkembang secara optimal, sesuai dengan potensi yang dimiliki.
5. Meningkatkan semangat keunggulan secara intensif kepada seluruh warga sekolah.
6. Mendorong dan membantu setiap siswa untuk mengenali potensi dirinya, sehingga dapat berkembang secara optimal.
7. Meningkatkan dan memupuk semangat cinta tanah air dan bangsa, menghargai keanekaragaman, dan semangat rela berkorban.
8. Meningkatkan sikap peduli terhadap lingkungan hidup.

Misi merupakan kegiatan jangka panjang yang masih perlu diuraikan menjadi beberapa kegiatan yang memiliki tujuan lebih detil dan lebih jelas. Berikut ini jabaran tujuan yang diuraikan dari visi dan misi di atas.

C. TUJUAN SMPN 9 YOGYAKARTA
Kurikulum SMP Negeri 9 Yogyakarta disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di sekolah. Sekolah sebagai unit penyelenggara pendidikan juga memperhatikan perkembangan dan tantangan masa depan. Perkembangan dan tantangan itu menyangkut: (1) perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, (2) globalisasi yang memungkinkan sangat cepatnya arus perubahan dan mobilitas antar dan lintas sektor serta tempat, (3) era informasi, (4) pengaruh globalisasi terhadap perubahan perilaku dan moral manusia, (5) berubahnya kesadaran masyarakat dan orang tua terhadap pendidikan, (6) dan era perdagangan bebas, (7) Pengaruh lingkungan belajar dan perkembangan pembelajaran. Tantangan sekaligus peluang dari sekolah dalam mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas adalah dengan mewujudkan visi sekolah sebagai arah pandang untuk mencapai tujuan, visi sekolah diharapkan sesuai dengan arah perkembangan yang berubah dengan cepat. Visi merupakan citra moral yang menggambarkan profil sekolah yang diinginkan di masa datang. Namun demikian, visi sekolah tetap dalam koridor kebijakan pendidikan nasional. Visi yang ditetapkan di SMP Negeri 9 Yogyakarta juga memperhatikan dan mempertimbangkan (1) potensi yang dimiliki sekolah (2) harapan masyarakat yang dilayani sekolah. Tujuan sekolah merupakan jabaran dari visi dan misi sekolah agar komunikatif dan bisa diukur sebagai berikut: 1. Unggul dalam kegiatan keagamaan dan pembentukan akhlak mulia. 2. Unggul dalam perolehan nilai Ujian Nasional. 3. Unggul dalam persaingan masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. 4. Unggul dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. 5. Unggul dalam lomba akademik dan non akademik. 6. Unggul dalam kebersihan dan penghijauan sekolah. 7. Unggul dalam kehidupan demokrasi dan kepatuhan terhadap tata tertib dan tata krama sekolah. Tujuan sekolah kami tersebut secara bertahap akan dimonitoring, dievaluasi, dan dikendalikan setiap kurun waktu tertentu, untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Sekolah Menengah Pertama Dibakukan secara nasional, sebagai berikut:

Tantangan sekaligus peluang dari sekolah dalam mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas adalah dengan mewujudkan visi sekolah sebagai arah pandang untuk mencapai tujuan, visi sekolah diharapkan sesuai dengan arah perkembangan yang berubah dengan cepat. Visi merupakan citra moral yang menggambarkan profil sekolah yang diinginkan di masa datang. Namun demikian, visi sekolah tetap dalam koridor kebijakan pendidikan nasional. Visi yang ditetapkan di SMP Negeri 9 Yogyakarta juga memperhatikan dan mempertimbangkan (1) potensi yang dimiliki sekolah (2) harapan masyarakat yang dilayani sekolah. Tujuan sekolah merupakan jabaran dari visi dan misi sekolah agar komunikatif dan bisa diukur sebagai berikut: 1. Unggul dalam kegiatan keagamaan dan pembentukan akhlak mulia. 2. Unggul dalam perolehan nilai Ujian Nasional. 3. Unggul dalam persaingan masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. 4. Unggul dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. 5. Unggul dalam lomba akademik dan non akademik. 6. Unggul dalam kebersihan dan penghijauan sekolah. 7. Unggul dalam kehidupan demokrasi dan kepatuhan terhadap tata tertib dan tata krama sekolah. Tujuan sekolah kami tersebut secara bertahap akan dimonitoring, dievaluasi, dan dikendalikan setiap kurun waktu tertentu, untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Sekolah Menengah Pertama Dibakukan secara nasional, sebagai berikut:
1. Meyakini, memahami, dan menjalankan ajaran agama yang diyakini dalam kehidupan.
2. Memahami dan menjalankan hak dan kewajiban untuk berkarya dan memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab.
3. Berpikir secara logis, kritis, kreatif, inovatif dalam memecahkan masalah, serta berkomunikasi melalui berbagai media.
4. Menyenangi dan menghargai seni.
5. Menjalankan pola hidup bersih, bugar, dan sehat.
6. Berpartisipasi dalam kehidupan sebagai cerminan rasa cinta dan bangga terhadap bangsa dan tanah air.

Selanjutnya, atas keputusan bersama guru dan siswa, SKL tersebut lebih kami rinci sebagai profil siswa SMP Negeri 9 Yogyakrta sebagai berikut:
1. Mampu menampilkan kebiasaan sopan santun dan berbudi pekerti sebagai cerminan akhlak mulia dan iman taqwa.Berprestasi berlandaskan imtaq dan iptek, berwawasan lingkungan, serta berjiwa nasionalismeBerprestasi berlandaskan imtaq dan iptek, berwawasan lingkungan, serta berjiwa nasionalisme
Visi merupakan tujuan jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek. Visi menjiwai semua warga sekolah dalam mewujudkan tujuan dalam setiap gerak dan langkah yang berkelanjutan dalam mencapai tujuan sekolah.
Visi tersebut mencerminkan profil dan cita-cita sekolah yang:
a. berorientasi ke depan dengan memperhatikan potensi kekinian berdasarkan moral yang
b. sesuai dengan norma dan harapan masyarakat lingkungan Yogyakarta
c. ingin mencapai keunggulan
d. mendorong semangat dan komitmen seluruh warga sekolah
e. mendorong adanya perubahan kearah yang lebih baik dan bermoral
f. mengarahkan langkah-langkah strategis (misi) sekolah

Dalam mencapai visi, perlu dilakukan dengan misi berupa kegiatan jangka panjang dengan arah

 

 

A.    Awal Tahun 50an
Pada Tahun 1957, POMG SMP Negeri 4 Yogyakarta hasil musyawarah di Balai Harsono Kepatihan, menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kota Madya Yogyakarta dan dengan Pemerintah Propinsi DIY untuk meminta bantuan tanah guna pembangunan gedung filial SMP Negeri 4 Yogyakarta. Prioritas lokasi yang dicari adalah daerah di pinggiran kota, dengan pertimbangan bahwa sekolah-sekolah negeri, khususnya SMP yang telah ada ketika itu, umumnya berada di dalam kota.
Respon Pemerintah Daerah ternyata cukup baik dan menawarkan beberapa alternatif yang dapat dijadikan lokasi pembangunan gedung sekolah filial SMP Negeri 4 Yogyakarta. Setelah melalui berbagai pertimbangan, akhirnya disepakati untuk memilih tanah bekas Stasiun Basen di Tinalan Kotagede. Kesepakatan ini ditindaklanjuti dengan penandatanganan surat perjanjian hak penggunaan atas tanah yang disepakati antara POMG SMP Negeri 4 dengan Pemerintah Daerah Propinsi DIY., yang tertuang dalam Surat Perjanjian Nomor : 2/S/Tahun 1958, tanggal 20 Februari 1958. Isi perjanjian tersebut antara lain menyebutkan bahwa tanah seluas 3.500 meter persegi disewa dengan harga Rp. 1.400,- per tahun.
Atas izin Gubernur Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta, pada tahun 1957, POMG SMP Negeri 4 Yogyakarta memulai pembangunan 4 ruang kelas di SMP Negeri 4 Jalan Pogung dan dua ruang kelas di Basen Kotagede sebagai SMP Filialnya.
Pada tahun 1958, dimulailah Kegiatan Belajar Mengajar di “SMP Basen” di bawah bendera SMP Negeri 4 Yogyakarta.
Berkat usaha keras POMG SMP Negeri 4 Yogyakarta dan masyarakat umum, maka pada tahun 1960 berhasil membangun delapan ruang kelas baru, sehingga SMP Filial di Basen memiliki sepuluh ruang kelas. Pada saat itu, Kamil Pranowo sebagai Wakil Kepala SMP Negeri 4 yang diserahi tugas mengelola SMP Filial di Basen. Kamil Pranowo sendiri sangat gigih dalam berusaha mengembangkan sekolah tersebut, dengan dilandaskan pada motto “Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyat.”
Pada tahun 1960 ditetapkan sebagai SMP Negeri 9 Yogyakarta, karena dipandang telah dapat mandiri dan telah memenuhi syarat untuk menjadi sekolah negeri.
Setelah melalui berbagai pertimbangan, maka tanggal 1 Agustus 1960 sekaligus sebagai awalnya dimulai tahun ajaran baru, secara resmi ditetapkan sebagai tanggal kelahiran SMP Negeri 9 Yogyakarta. Penetapan ini kemudian dikuatkan dengan terbitnya Surat Keputusan Nomor: 352 / Sk. / B / III Tanggal 25 Oktober 1960 dan Kamil Pranowo secara resmi diangkat menjadi Kepala SMP Negeri 9 Yogyakarta yang pertama.

B.    Perkembangan SMP Negeri 9 Yogyakarta periode tahun 1960 -1980
Pada saat secara resmi melepaskan diri dari induknya SMP Negeri 4 Yogyakarta tanggal 1 Agustus 1960, SMP Negeri 9 Yogyakarta telah memiliki 10 kelas (10 rombongan belajar) dengan formasi 4,3,3, dengan 16 orang guru tetap dan 3 orang pegawai Tata Usaha. Tenaga-tenaga tersebut semuanya berasal dari SMP Negeri 4 Yogyakarta. Namun POMG SMP Negeri 9 Yogyakarta baru terbentuk pada tahun 1962, dengan Ketua pertama dipercayakan kepada R.S.S. Dewosusanto.
Sampai tahun 1970, SMP Negeri 9 Yogyakarta belum memiliki ruang Kepala Sekolah, Ruang Guru, Ruang TU, sehingga terpaksa menggunakan emperan kelas untuk ruang kantor. Kamil Pranowo selaku Kepala Sekolah selama periode 1960-1970, belum sempat membangun kantor Kepala Sekolah, guru dan TU, sampai beliau dialihtugaskan ke Kabin PMUP DIY sebagai Kapala Seksi Ujian/Materiil/Dokumentasi. Kemudian R. Bambang Suharto, Kepala Sekolah SMP Negeri Imogiri, ditunjuk sebagai pengganti Kamil Pranowo menjadi Kepala SMP Negeri 9 Yogyakarta.
Perjuangan terus berlanjut dan sekolah terus berkembang di segala aspek. Namun pada tahun 1974, Kepala Sekolah R. Bambang Suharto, B.A, dipindahkan tugasnya menjadi Kepala SMP Negeri 7 Tegalrejo Yogyakarta (filial SMP Negeri 3 Yogyakarta). Sebagai penggantinya, diangkat J.B. Sukarsono, Kepala SMP Negeri Gondowulung, menjadi Kepala SMP Negeri 9 Yogyakarta.
Melihat animo masyarakat yang tinggi untuk memasuki SMP, maka pada tahun 1977 Pemerintah membuka sekolah baru yaitu SMP Negeri 10 Yogyakarta di Nitikan Umbulharjo yang manginduk di SMP Negeri 9 Yogyakarta. Pada tahun 1978, J.B. Sukarsono, Kepala SMP Negeri 9 Yogyakarta, dipindah tugas menjadi Kepala SMP Negeri 10 Yogyakarta dan Mukiman, B.Sc (Kepala SMP Negeri Imogiri), diserahi tugas menjadi Kepala SMP Negeri 9 Yogyakarta.
Pada era kepemimpinan Mukiman, B.S.c dan Ketua BP3 SMP Negeri 9 Yogyakarta R. Suwarno (waktu itu juga menjabat Lurah Desa Banguntapan) yang menggantikan dr. H. Moh Ali Wafa, dimulailah pembangunan gedung berlantai 2 yaitu ruang untuk Aula dan ruang bawah untuk ruang Guru, ruang TU, dan ruang Kepala Sekolah.
Satu hal yang patut dicatat pula bahwa pada era Kepala Sekolah Mukiman, B.Sc., terjadi peningkatan pula prestasi dalam bidang seni dan olahraga. Ketika itu sekolah membeli seperangkat alat musik gamelan yang digunakan sebagai sarana berlatih karawitan bagi siswa dan guru. Berkali-kali siswa SMP Negeri 9 Yogyakarta mengikuti lomba karawitan tingkat DIY dan menjadi juara. Demikian juga dalam bidang olah raga, khususnya Bola Volly dan Sepak Bola, dan tim SMP Negeri 9 Yogyakarta termasuk tim yang selalu diperhitungkan.

C.    Perkembangan SMP Negeri 9 Yogyakarta Periode 1981-1990
Pada tahun 1980 SMP Negeri 9 Yogyakarta telah memiliki lapangan Basket meski ukuran dan kualitasnya belum memenuhi standar. Tetapi hal ini sekurang-kurangnya telah dapat menyalurkan minat para siswa terhadap olah raga Basket yang waktu itu terlihat semakin tinggi. Demikian juga di kalangan guru, kegiatan Seni Karawitan dan olah raga Bulu tangkis semakin bergairah.
Mukiman B.Sc sendiri pada tahun 1984 dipindah tugaskan menjadi Kepala SMP Negeri 4 Yogyakarta dan Kepala SMP Negeri 9 digantikan oleh Ahmad Usman yang semula sebagai Kepala SMP Negeri Condongcatur.
Pada tahun 1989 masa kepemimpinan Ahmad Usman berakhir karena yang bersangkutan memasuki masa pensiun. Tugas sebagai Kepala Sekolah kemudian digantikan oleh Drs. T. Sunarto yang sebelumnya menjabat Kepala SMP Negeri Kamijoro.

D.    Perkembangan SMP Negeri 9 Yogyakarta Periode 1991-2000
Pada era kepemimpinan Drs. T. Sunarto dan Ketua BP3 Drs. H. Mukriyanto, dimulailah pembangunan gedung ruang kelas berlantai 2 di sisi timur dengan dana sistem Imbal Swadaya. BP3 membangun lantai dasar dan pemerintah melalui proyek PPM membangun ruang kelas di atasnya. Sejalan dengan program pemerintah untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan di tingkat SMP, maka SMP Negeri 9 Yogyakarta pada tahun 1992 menambah jumlah rombongan belajar manjadi 5 kelas pararel sehingga pada tahun pelajaran 1994/1995 jumlah kelas menjadi 15 (lima belas).
Pada tahun 1994 Drs. T. Sunarto memasuki masa pensiun dan jabatan Kepala SMP Negeri 9 Yogyakarta digantikan oleh Drs. Sumaryono yang semula menjabat Kepala SMP Negeri 2 Panggang.
Pada era kepemimpinan Drs. Sumaryono dan Ketua BP3 Drs. H. Mukriyanto, pembangunan gedung berlantai 2 di sisi Barat dengan sistem Imbal Dana terus dilanjutkan. Bahkan pada tahun 1998 SMP Negeri 9 Yogyakarta mendapat paket pembangunan ruang AVA dan ruang keterampilan.
Sementara itu prestasi akademik SMP Negeri 9 Yogyakarta juga terus meningkat sampai peringkat empat tingkat Kota Yogyakarta. Pada tahun pelajaran 1998/1999 atas desakan orangtua murid SMP Negeri 9 Yogyakarta mengusulkan penambahan jumlah rombongan belajar menjadi 6 (enam) kelas pararel, sehingga pada tahun ajaran 2000/2001 jumlah kelas menjadi 18 rombongan.

E.    Perkembangan SMP Negeri 9 Yogyakarta Periode 2001-2005
Pada tahun 2000 tepatnya pada hari ulang tahun ke-40 SMP Negeri 9 Yogyakarta para alumni angkatan terdahulu mengadakan reuni akbar di SMP Negeri 9 Yogyakarta. Salah satu hasil terpenting dari reuni tersebut adalah terbentuknya Yayasan alumni yang diberi nama Yayasan Insan Kamil dengan ketua pertama H. Siswanto B.E. Nama Insan Kamil diilhami dari nama Kepala SMP Negeri 9 Yogyakarta yang pertama yaitu Kamil Pranowo. Pengabadian ini sekaligus untuk mengenang dan mengadopsi semangat Kamil Pranowo ketika memprakarsai berdirinya SMP Negeri 9 Yogyakarta.
Yayasan Insal Kamil memang telah membuktikan baktinya. Dalam waktu yang relatif singkat yayasan alumni ini telah berkiprah dalam pengembangan fasilitas sekolah maupun dalam mempromosikan SMP Negeri 9 Yogyakarta ditengah-tengah masyarakat. Salah satu sumbangan alumni yang sangat dirasakan manfaatnya oleh SMP Negeri 9 Yogyakarta adalah bantuan seperangkat komputer untuk kantor pada tahun 2000 yang pada waktu itu baru memiliki 1 unit dan pada tahun 2002 sebanyak 20 unit komputer untuk pembelajaran siswa.
Dalam kaitan dengan akademis, prestasi SMP Negeri 9 sampai dengan tahun 2002/2003 tetap pada peringkat 3 Kota Yogyakarta dan peringkat 4 DIY., Demikian juga prestasi non akademis. Dapat mempertahankan juara umum peleton inti SMP tingkat DIY. Di samping juga juara-juara dalam bidang lain, baik tingkat kota maupun propinsi seperti lomba di bidang keagamaan, KIR, PMR, dan lain-lain. Bahkan, sejak tahun tahun 2004/2005 sekolah ini juga ditetapkan sebagai Sekolah Pendidikan Agama Islam (Pendais) Model oleh Kantor Wilayah Departemen Agama Propinsi DIY. Pada tahun 2003 Drs. Sumaryono dipromosikan menjadi Pengawas dilingkungan Dinas P dan P Kota Yogyakarta dan Drs. Suparno (Kepala SMP Negeri 1 Yogyakarta) diangkat menjadi Kepala SMP Negeri 9 Yogyakarta.
Pada awal kedatangan Drs. Suparno, sudah dihadapkan pada Akreditasi yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Sekolah pada bulan Januari 2005 dan SMP Negeri 9 Yogyakarta memperoleh predikat A dengan nilai 99,10 (nilai tertinggi dari seluruh SMP di DIY). Namun di tengah keriangan atas prestasi tersebut dan sekolah sedang sibuk menghadapi PSB tahun pelajaran 2005/2006, tiba-tiba Drs Suparno dipromosikan menjadi Kepala SMP Negeri 5 Yogyakarta dan jabatan Kepala SMP Negeri 9 dipercayakan kepada Suharno, S.Pd, S.Pd.T.,M.Pd. yang sebelumnya menjabat Kepala SMP Negeri 16 Yogyakarta.
Bapak Suharno, S.Pd, S.Pd.T.,M.Pd. selaku Kepala Sekolah, sedang berusaha menyusun program untuk melanjutkan program pendahulunya dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan prestasi SMP Negeri 9 Yogyakarta di berbagai bidang.
Salah satunya yang dinilai cukup penting adalah merintis kerja sama dengan UNY untuk pengembangan komputerisasi perpustakaan serta merintis pembentukan kelas bilingual. Satu hal yang telah pasti adalah bahwa sesuai SK Direktur Pendidikan Lanjutan Pertama Dirjen Dikdasmen Depdiknas No. 960/C3/Kp/2005 tertanggal 19 Juli 2005, SMP Negeri 9 Yogyakarta telah ditetapkan sebagai Sekolah Standard Nasional (SSN). Dengan demikian, sekolah ini telah diserahkan tanggung jawab yang lebih besar untuk mengantarkan anak-anak bangsa ini menjadi generasi yang mampu memasuki lingkungan yang kompetitif, adaftif dan responsif.
Tanggal 22 Juli 2006, SMP Negeri 9 Yogyakarta mewakili Propinsi DIY mengikuti lomba Perpustakaan tingkat Nasional, alhamdulillah mendapat juara harapan III .
Semoga saja program yang telah berjalan, akan dibuat dan akan dilaksanakan oleh SMP Negeri 9 Yogyakarta ini dapat berjalan lancar sehingga masa yang akan datang SMP Negeri 9 Yogyakarta benar-benar menjadi sekolah kebanggaan masyarakat Yogyakarta sebagai sekolah yang berkemasan lokal tetapi berkualitas nasional bahkan internasional. Ini menjadi tanggungjawab kita bersama sebagai keluarga besar SMP Negeri 9 Yogyakarta. http://smpn9jogja.sch.id/contentmenus/content/15

Profil Sekolah

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Selamat datang di website SMP Negeri 9 Yogyakarta, sekolah Kota Yogyakarta Derah Istimewa Yogyakarta Indonesia. Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan tehnologi (iptek)  yang terus melaju secara eksponensial dan derasnya arus informasi yang menggelinding deras bak bola salju membuat dunia seolah makin sempit. Jarak yang jauh dan dunia yang luas bukan lagi merupakan problematika.  Kebutuhan hidup manusia yang komplek dan variatip kini makin mudah  terjangkau, termasuk kebutuhan akan informasi dari berbagai belahan dunia.  Informasi tentang segala hal yang berhubungan dengan iptek dan kehidupan manusia. Ya…. kebutuhan akan informasi  yang cepat, akurat dan lengkap di era milenium  menjadi salah satu kebutuhan yang primer dan mendesak   Kondisi ini menuntut konsekwensi pada tersedianya sarana prasarana dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mumpuni.
Sebagai sekolah dengan visi Berprestasi berlandaskan imtaq dan iptek, berwawasan lingkungan, serta berjiwa nasionalisme  yang salah satu trade merk-nya adalah berbasis ICT,  SMP Negeri 9 Yogyakarta mempunyai komitmen yang tinggi untuk melengkapi segala fasilitas dan sarana prasarana serta peningkatan kualitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan demi tergapainya asa yang telah dicanangkan dan digantungkan tinggi di angkasa.  Secara perlahan tapi pasti infrastruktur dan suprastruktur SMP Negeri 9 Yogyakarta terus dibenahi dan dilengkapi agar sebutan sebagai sekolah berbasis ICT bukan sekedar nama tetapi benar-benar sesuai dengan standar Isi.
Dibukanya website SMP Negeri 9 Yogyakarta ini menjadi salah satu bukti bahwa komitmen untuk mewujudkan sekolah standar internasional bukan sekedar isapan jempol semata.  Kami ingin agar SMP Negeri 9 Yogyakarta menjadi salah bagian dari masyarakat yang ”gandrung” teknologi dan selalu aktif mengikuti perkembanagan zaman, perkembangan ilmu pengetehuan dan tehologi, termasuk tehnologi informasi.  SMP Negeri 9 Yogyakarta tidak ingin ketinggalan kereta dalam membututi laju zaman yang terus bergerak dengan cepat.  SMP Negeri 9 Yogyakarta ingin selalu up to date dan fresh.
Dalam website ini kami sajikan berbagai hal yang ada di sekolah kami, prestasi-prestasi yang telah dicapai, dan keinginan-keinginan yang ingin dicapai. SMP Negeri 9 Yogyakarta merupakan sekolah induk dan menjadi sekolah favorit. Dengan letak yang sangat strategis, suasana sekolah yang asri dan sejuk membuat siapa pun tergerak hatinya dan tergugah keinginannya untuk menimba ilmu di SMP Negeri 9 Yogyakarta.
Saat ini keluarga besar SMP Negeri 9 Yogyakarta tengah menyatukan hati dan pikiran, menyingsingkan lengan baju, bergandengan tangan merangkai bait demi bait visi dan misi agar nantinya tercipta sebuah tembang keberhasilan dengan menjadi sekolah bertaraf internasional yang menjadi dambaan dan kebanggan masyarakat Indonesia.  Pahit manis perjuangan dan tetes peluh yang bercucuran tidak kami rasakan agar dapat merasakan manisnya buah keberhasilan. Untuk sebuah kemajuan kami pantang mundur dan untuk sebuah keberhasilan kami akan ”rawe-rawe rantas malang-malang putung”.
Kami berharap dengan dibukanya website SMP Negeri 9 Yogyakarta ini bisa menjadi salah satu media untuk sambung rasa dalam berbagi pengalaman dan pengetahuan demi kemajuan pendidikan di Indonesia tercinta agar nantinya dapat menjadi ”rising star”.dalam jajaran negara-negara OECD  Juga kami sangat berharap agar website kami ini bisa menjadi sarana berkomunikasi dengan sesama satuan pendidikan baik yang ada di Indonesia maupun diluar negeri.  Semoga website SMP Negeri 9 Yogyakarta ini bisa menjadi sarana pemersatu kita sebagai bangsa Indonesia dan sarana pemersatu kita sebagai sesama umat di dunia.
Kunjungi website kami karena kami akan selalu berusaha menyajikan hal-hal terbaru dan up to date di sekolah kami yang bisa menjadi salah satu referensi bagi sesama komunitas pendidikan baik yang ada di Indonesia maupun di luar Indonesia. Tidak lupa kami juga akan berusaha mengunjungi website dari sekolah lain agar bisa menjadi motivator dan insprator untuk kemajuan kami. Kami akan berusaha membalas salam sapa dari pengunjung website kami.
Semoga Allah SWT selalu meridhoi dan memberkati kita semua. Maju pendidikan di SMP Negeri 9 Yogyakarta.

Kepala Sekolah

  1. Kamil Pranowo (1960-1970)
  2. R. Bambang Suharto (1970-1974)
  3. J.B. Sukarsono (1974-1978)
  4. Mukiman, B.Sc (1978-1984)
  5. Ahmad Usman (1984-1989)
  6. Drs. T. Sunarto (1989-1994)
  7. Drs. Sumaryono (1994-2003)
  8. Drs. Suparno, M.Pd. (2003-2005)
  9. Suharno, S.Pd., S.Pd.T. M.Pd (2005-2010)
  10. Dra. Wahyu Cahyaning Pangestuti, M.Pd. (2010-akhir 2014)
  11. Drs. Arief Wicaksono, M.Pd. (akhir 2014-sekarang)

Data Video dari Youtobe

Hasil Telusur

Goyang Cesar spesial HUT Jogja SMPN 9 Yk (2) – YouTube

https://www.youtube.com/watch?v=MDubFP1AjN4

7 Okt 2013 – Diunggah oleh Salsabila Anggraeni

Goyang Cesar spesial HUT Jogja SMPN 9 Yk

PASISBA 2016 SMPN 9 YOGYAKARTA – YouTube

https://www.youtube.com/watch?v=uBmzKBITl0k

PASISBA 2016 SMPN 9 YOGYAKARTA. Ilham

Alumni 72 SMPN 9 Yogyakarta Video Dolbar

https://www.youtube.com/watch?v=aJBqp8gJgTQ

Seni Musik “Angklung” – SMPN 9 YOGYAKARTA (9E’013)

https://www.youtube.com/watch?v=LgPGOjtKCy0

Sarana dan Prasarana Sekolah

Subdirektorat Kelembagaan Sekolah mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan, pemberian bimbingan teknis, supervisi dan evaluasi kelembagaan, pemberdayaan sekolah dan sarana prasarana.
Dalam melaksanakan tugas sebagaiman dimaksud diatas, Subdirektorat Kelembagaan Sekolah mempunyai fungsi :

  1. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan, pemberdayaan dan sarana dan prasarana sekolah menengah pertama
  2. Menyiapkan bahan perumusan standar, kriteria, pedoman dan prosedur di bidang kelembagaan, pemberdayaan dan sarana prasarana sekolah menengah pertama
  3. Memberikan bimbingan teknis, supervisi dan evaluasi di bidang kelembagaan, pemberdayaan dan sarana prasarana sekolah menengah pertama

Rincian tugas Subdirektorat Kelembagaan Sekolah adalah :

  1. Melaksanakan penyiapan program kerja Subdirektorat;
  2. Melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan, pemberdayaan, dan sarana prasarana sekolah menengah pertama;
  3. Melaksanakan penyiapan bahan perumusan standard an kriteria di bidang kelembagaan, pemberdayaan, dan sarana prasarana sekolah menengah pertama;
  4. Melaksanakan penyiapan bahan penyusunan pedoman dan prosedur di bidang kelembagaan, pemberdayaan, dan sarana prasana sekolah menengah pertama;
  5. Melaksanakan penyusunan bahan pertimbangan oengaturan sekolah asing;
  6. Melaksanakan pengembangan kelembagaan, pengembangan sarana dan prasarana, dan pemberdayaan sekolah menengah pertama;
  7. Melaksanakan pemberian bimbingan teknis di bidang kelembagaan, pengembangan sarana dan prasarana, dan pemberdayaan sekolah menengah pertama;
  8. Melaksanakan supervisi dan evaluasi di bidang kelembagaan, sarana dan prasarana, dan   pemberdayaan sekolah menengah pertama;
  9. Melaksanakan penyimpangan dan pemeliharaan dokumen Subdirektorat Kelembagaan Sekolah;
  10. Melaksanakan penyusunan laporan Subdirektorat Kelembagaan Sekolah.

Seksi-seksi dalam Subdit Kelembagaan Sekolah
Subdirektorat Kelembagaan Sekolah terdiri atas Seksi Pemberdayaan Sekolah dan Seksi Sarana dan Prasarana

  1. Seksi Pemberdayaan  sekolah mempunyai tugas melakukan  penyiapan bahan kebijakan , standar, Kriteria, dan pedoman  serta pemberian bimbingan teknis , supervisi , dan evaluasi pemberdayaan sekolah menengah pertama.
  2. Seksi Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan kebijakan, standar, kriteria, dan pedoman serta pemberian bimbingan teknis, supervisi, dan evaluasi sarana dna prasarana sekolah menengah pertama.

Rincian tugas Seksi Pemberdayaan Sekolah adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan penyusunan program kerja seksi dan penyiapan penyusunan program kerja Subdirektorat;
  2. Melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan pengembangan kelembagaan dan pemberdayaan sekolah menengah pertama;
  3. Melakukan penyiapan bahan perumusan standar dan kriteria pelaksanaan pemberdayaan sekolah menengah pertama;
  4. Melakukan penyiapan bahan penyusunan pedoman pelaksanaan pemberdayaan sekolah menengah pertama;
  5. Melakukan penyiapan bahan pemberian bimbingan teknis pelaksanaan pemberdayaan sekolah menengah pertama;
  6. Melakukan penyiapan bahan supervisi dan evaluasi pelaksanaan pemberdayaan sekolah menengah pertama;
  7. Melakukan penyiapan bahan pertimbangan pengaturan sekolah asing;
  8. Melakukan penyiapan bahan pertimbangan pengaturan sekolah asing;
  9. Melakukan penyimpanan dan pemeliharaan dokumen Seksi;
  10. Melakukan penyusunan laporan Seksi.

Sedangkan rincian tugas Seksi Sarana dan Prasarana adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan penyusunan program kerja Seksi;
  2. Melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana sekolah menengah pertama;
  3. Melakukan penyiapan bahan perumusan standard an kriteria di bidang sarana dan  prasarana sekolah menengah pertama;
  4. Melakukan penyiapan bahan penyusunan pedoman di bidang sarana dan prasarana sekolah menengah pertama;
  5. Melakukan penyiapan bahan pemberian bimbingan teknis di bidang sarana dan prasaran sekolah menengah pertama;
  6. Melakukan penyiapan bahan supervisi dan evaluasi di bidang sarana dan prasarana sekolah menengah pertama;
  7. Melakukan penyiapan bahan pengembangan sarana dan prasaranan sekolah menengah pertama;
  8. Melakukan penyimpanan dan pemeliharaan dokumen Seksi;
  9. Melakukan penyusunan laporan Seksi dan penyiapan penyusunan laporan Subdirektorat.

Program Subdit Kelembagaan Sekolah
Beberapa program yang dilaksanakan Subdit Kelembagaan Sekolah dalam mendukung program Direktorat Pembinaan SMP adalah:

  1. Melaksanakan pembinaan SMP Standard Nasional (SSN)
  2. Melaksanakan pembinaan Rintisan Sekolah Bertaraf International (RSBI)
  3. Melaksanakan pembinaan Sekolah Bertaraf International (SBI)
  4. Melaksanakan pembinaan penyelenggaraan SMP Terbuka dan Lomojari

Walikota Yogyakarta, H Haryadi Suyuti memberikan motivasi kepada guru, wali murid dan siswa kelas 9 SMPN 9 Yogya, pada hari Minggu tanggal 19 Januari 2014 bertempat di Aula SMPN 9 Yogya. Kegiatan itu dilaksanakan pada acara pertemuan rutin yang bertujuan sebagai ajang silaturahmi antara guru  dan  wali murid. sekaligus evaluasi  kegiatan belajar siswa.

Walikota Yogyakarta, H Haryadi Suyuti menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Yogya akan  terus mengajak para guru untuk selalu memperhatikan murid-murid karena mereka adalah calon pemimpin bangsa. Para guru diharapkan tidak  main-main dengan pendidikan dan harus menjadi seorang guru yang berkualitas.   Sementara kepada para pelajar terutama siswa-siswa kelas 9, Walikota berpesan untuk mencapai keberhasilan dengan belajar yang tekun, rajin dan  tidak kenal menyerah.

“Anak-anak semua harus berorientasi pada hal-hal yang positif karena keberhasilan adalah hak kalian semua. Jangan menyerah dengan keadaan, jadilah yang terbaik agar mampu meraih prestasi di sekolah dan menjadi pribadi yang berkarakter,” katanya.

SMPN 9 Yogyakarta Gerbang

SMPN 9 Yogyakarta Gerbang

SMPN 9 Yogyakarta Logo

SMPN 9 Yogyakarta Logo

SMPN 9 Yogyakarta Siswa

SMPN 9 Yogyakarta Siswa

SMPN 9 Yogyakarta Wisata

SMPN 9 Yogyakarta Wisata

Kepada para wali murid, Walikota juga meminta dukungannya untuk menumbuhkan semangat belajar anak-anak.  Orangtua harus selalu memberikan nasehat, perhatian dan dukungan moral. Untuk membangun kepercayaan anak  jangan membeda-bedakan anak karena setiap anak mempunyai potensi yang berbeda. Sedangkan untuk pihak sekolah, Walikota minta melakukan pendekatan dan mengembangkan pembelajaran yang baik dan menyenangkan.

“Kami yang ada di jajaran Pemkot Yogya bersama Dinas Pendidikan akan memberikan fasilitas dan memonitor perkembangan peserta didik. Namun sekali lagi saya tegaskan bahwa faktor keberhasilan terbesar juga tergantung pada masing-masing peserta didik itu sendiri,” kata Haryadi Suyuti

Sumber Artikel dari

http://duniacepty.blogspot.co.id/2010/11/hymne-smp-n-9-yogyakarta.html

http://smpn9jogja.sch.id/

https://id.wikipedia.org/wiki/SMP_Negeri_9_Yogyakarta

http://www.jogjakota.go.id/news/Walikota-Ajak-Siswa-SMPN-9-Yogya-Capai-Keberhasilan

http://smpn9jogja.sch.id/contentmenus/content/15

 

SMPN 9 Jogja, SMP Negeri 9 Yogyakarta, Profil SMPN 9 Jogja, PPDB SMPN 9 Jogja, Privat SMP, Privat MTs, Les Privat SMP Jogja, Guru Privat SMP Jogja, Tempat Privat SMP Jogja, Privat Kelompok Jogja. Kerjakan PR Online Mudah, Bantuan Kerjakan PR, Pahami Dalam Kerjakan PR , Privat Guru Online, Guru Online, Privat Online Indonesia, Belajar Privat Online, Privat Online Jogja. Les Privat (Belajar Mandiri) Mapel SD/MI Mapel  SD MI dan Bahasa Daeraj (Jawa).  Les Privat (Belajar Mandiri) Mapel SMP/MTs Mapel  SMP MTs dan Bahasa Daerah (Jawa). Privat Bahasa Jawa Jogja, Guru Privat Bahasa Jawa, Belajar Privat Bahasa Jawa, Tempat Privat Bahasa Jawa, Guru Belajar Privat Jawa, Tempat Les Bahasa Jawa, Lokasi Privat Bahasa Jawa, Belajar Bahasa Jawa Privat, Privat Bahasa Daerah