0812 1566 3955 nusagama@gmail.com

Tentor Les Privat Bukanlah Guru Jadi tidak bisa menggantikan Peran Guru Tentor Bukanlah Guru Dalam sebuah perbicangan dengan seorang sahabat tentang guru dan tentor yang sering dilakukan, maka muncul pertanyaan apakah sebenarnya sosok keduanya, guru dan tenor les privat bimbel itu?

Sebelumnya kita bahasa dulu apakah sebenarnya GURU itu  Menurut Purwanto, Guru ialah orang yang diserahi tanggung jawab sebagai pendidik di dalam lingkungan sekolah.

Roby Muhamad Ahli Fisika Matematika dari Indoneisa

Roby Muhamad Ahli Fisika Matematika dari Indoneisa

Pada intinya guru adalah seseorang yang berjasa dalam memberikan pengetahuan dan ilmu yang belum pernah kita dapatkan dan membantu mengembangkan bakat yang terpendam dalam diri kita. Mereka adalah orang yang mengajarkan kepada kita tentang sesuatu yang bermanfaat, baik bagi diri sendiri, keluarga,  maysarakat, agama serta bangsa.

Menurut  Dr. Ahmad Tafsir, Guru (pendidik) ialah siapa saja yang bertanggung jawab terhadap perkembangan anak didik. Tugas guru dalam pandangan islam ialah mendidik. Mendidik merupakan tugas yang amat luas. Sebagian dilakukan dengan cara mengajar, sebagian ada yang dilakukan dengan memberikan dorongan, memberi contoh (suri tauladan), menghukum, dan lain-lain.

Guru atau disebut juga dengan segudang Guru atau disebut juga dengan segudang peran Guru Sebagai Korektor Inspirator Informator Organisator Motivator Inisiator Fasilitator Pembimbing Demonstrator Pengelola kelas Mediator  Supervisor Evaluator, pendidik dalam bahasa arab ialah mu’allim, sedangkan dalam bahasa inggris ialah teacher.

Sedangkan kata TENTOR les privat punya arti tersendiri. Tentor yaitu hampir sama kaya guru tugasnya membimbing ke satu pembelajaran yang sangat sederhana tapi kita tau fungsi akan berguna sekali dengan kita

Tentor itu adalah pembimbing atau sahabat yang mengajarkan pada kita satu hal yang kecil.

Sumber dari Di link ini jawaban dari pembaca http://brainly.co.id/tugas/78882

Ada perbedaan yang sangat antara guru dengan tentor. Apalagi jika tentor tersebut adalah tentor sebuah LBB. Apa saja bedanya, mari simak ulasan saya.

1.       Lembaga yang menaungi bagi Tentor dan Guru

Seorang guru akan dinaungi dalam wadah sekolah tertentu. Status guru itu bisa guru TK, Guru SD SMP MA SMA SMK. Kemudian untuk katagorinya bisa di negeri ataupun di sekolah swasta.

Sedangkan seorang tentor les privat bimbel bsa bekerja secara mandiri, bisa lewat lembaga les privat atau lembaga bimbel.

2. Rencana Pembelajaran dalam les privat

Bagi seorang guru di sekolah formal harus menyelaraskan silabus, prota (program tahunan), prosem (program semester), untuk kemudian dijabarkan dalam bentuk RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang kesemuanya dibuat sendiri oleh sang guru dengan melihat situasi dan kondisi kelasnya. Hal ini tentu saja berbeda dengan tentor LBB yang hanya berorientasi pada materi.

Guru merancang RPP dengan sungguh-sungguh. RPP itu ibarat sebuah skenario dalam sebuah film. Skenario dibuat mulai alur, latar, dan juga dialog. Pun RPP. RPP yang benar, adalah RPP yang mampu memperkirakan pertanyaan siswa dan menjawabnya.

Kalau tentor agak beda sekali dengan tentor yang datang hanya berpacu pada timeline materi yang harus disampaikan dalam pertemuan itu. Perkara apakah indicator materi sudah dipahami siswa, seorang tentor tak berhak mengevaluasinya. Istilahnya, dia datang, mengajar, lalu pulang. Semua materi, soal-soal, dan pelaporan nilai diserahkan kepada LBB.

3.       Materi dan Bahan Ajar

Bagi guru materi pengajaran telah ditentukan sesuai dengan satuan jenjang pendidikannya. Bisa jenjang TK, jenjang SD SMP MA SMA SMK. Dari satuan pendidikan itu dijabarkan dalam bentuk mata pelajaran dan satuan semesternya. Baru materi itu diwujudkan bentuk Rencana Program Pengajaran.

Dari sisi tentor materi yang akan diajarkan soda mengacu pada materi sekolah, atau materi pengayaan untuk menunjang keberhasilan pencapaian belajar siswa. Kalau untuk tujuan khusus untuk UM PTN dan untuk UNAS materi dari tentor  atau lembaga privat, disarikan dari materi yang sering keluar dari tahun tahun sebelumnya.

4. Membentuk Sikap Belajar

Disadari atau tidak, sekolah dan guru memiliki peran dalam membentuk sikap belajar anak. Sikap belajar inilah yang di kemudian hari mampu mengoptimalkan kecerdasan seseorang. Sikap belajar ini mengakomodir 3 ranah pembelajaran; afektif (emosi), kognitif (konseptual), dan psikomotorik (skill).

Sangat jauh berbeda dengan tentor. Seorang tentor yang pertemuan dengan peserta didiknya maksimal 120 menit per pertemuan, tak mungkin memfasilitasi itu semua. Kalaupun ada tentor atau LBB yang mengharuskan tentor memfasilitasi itu semua, jumlahnya sangat sedikit.

Karena tentor sifatnya tertentu dalam arti waktu dan materinya maka agak kurang nilai karakter it dimasukkan. Namun secara umun nilai itu telah masuk dalam setiap materi  dalam pelajaran sekolah. Apalagi jika  dibandingkan dengan guru-guru yang memiliki sikap mengakomodir semua tipe belajar anak. Tentu saja, lagi-lagi tak banyak tentor yang juga memiliki sikap ini.

5. Tugas dan Tanggung Jawab

Banyak sekali tugas-tugas guru yang tidak dilakukan oleh tentor. Salah satunya adalah melakukan evaluasi dan memberikan nilai yang bisa dipertanggungjawabkan. Nilai-nilai itu akan menjadi rekam jejak seseorang saat seseorang tersebut menjalani pendidikan formalnya. Walaupun saat ini, sebuah nilai diatas raport menjadi pertentangan tersendiri di kalangan pendidik.

Dan yang paling berat adalah soal tanggung jawab. Tanggung jawab seorang guru tak terbatas pada dinding-dinding sekolah dan sekat-sekat di dalam kelas. Tanggung jawab seorang guru tak hanya kepada kepada peserta didiknya, tapi juga kepada orangtuanya, kepada masyarakat di sekitarnya, kepada Negaranya, dan kepada Allah swt sebagai Penciptanya.

6. Besaran balas jasa dan Gaji

Bagi guru bukan sebuah rahasia lagi kalau gaji guru itu lebh rendah dibandingkan dengan gaji tentor. Guru, per Jam Pelajaran hanya digaji enam sampai dua belas ribu. Sedangkan tentor, per jam minimal digaji Rp 25.000 plus transport Rp 10.000.  Namun sekarang telah berubah standarnya. Karena perubahan inflansi dan gaji guru, gaji guru banu.

Demikian pembahasan antara nilai seorang guru dan tentor les privat atau tentor bimbel.

Sumber dari

Guru vs Tentor

di Link ini bagaimana cara jade tentor yang baik http://ritaindrayani.blogspot.co.id/2008/01/kiat-menjadi-tentor-favorit.html

di Link ini diberikan pengetahuan dasar eori untuk menjadi tentor dan guru http://10107christinsiahaan.blogspot.co.id/2011/05/keterampilan-tentor-dalam-mengajar.html

Di link ini ada pengertian yang signifakan bagus http://www.madematika.com/2015/11/mengenal-istilah-guru-tentor-tutor.html

Di link ini belum ada definisinya http://www.lebahndut.net/2013/2014/pengertian-tentor.html

Sumber dari Di link ini jawaban dari pembaca http://brainly.co.id/tugas/78882

Tentor Bukanlah Guru

Guru les Privat, Tentor Les Privat, Alasan Pilih Les Privat, Privat Jogja, Privat Bebas pilih waktu, Guru Prvat Jogja, Les Privat Jogja, Privat Guru Ke rumah

Kerjakan PR Online Mudah, Bantuan Kerjakan PR, Pahami Dalam Kerjakan PR , Privat Guru Online, Guru Online, Privat Online Indonesia, Belajar Privat Online, Privat Online Jogja. Les Privat (Belajar Mandiri) Mapel SD/MI Mapel  SD MI dan Bahasa Daeraj (Jawa).  Les Privat (Belajar Mandiri) Mapel SMP/MTs Mapel  SMP MTs dan Bahasa Daerah (Jawa). Privat Bahasa Jawa Jogja, Guru Privat Bahasa Jawa, Belajar Privat Bahasa Jawa, Tempat Privat Bahasa Jawa, Guru Belajar Privat Jawa, Tempat Les Bahasa Jawa, Lokasi Privat Bahasa Jawa, Belajar Bahasa Jawa Privat, Privat Bahasa Daerah