0812 1566 3955 nusagama@gmail.com

Himbauan untuk belajar di rumah sudah berlangsung hampir 1 tahun. Imbauan ini didasari oleh pencegahan terhadap tersebarnya virus corona di Indonesia dengan menghindari kerumunan atau komunal dan menerapkan social distancing (menjaga jarak dengan orang-orang).

Memberi tugas saja tidak cukup membuat anak berkegiatan produktif di rumah. Kebanyakan dari mereka kesulitan dalam mengatur waktunya sehingga lebih sering menghabiskan waktunya untuk bermain dan melakukan hal selain belajar. Untuk itu berikut yang harus dilakukan orang tua agar anak tetap produktif di tengah virus corona    :

  1. Penjelasan yang memadai

Anak perlu diberi pemahaman terkait dengan apa yang terjadi di luar sana. Jelaskan alasan kenapa sekolah harus diliburkan dan kewajiban untuk tetap belajar di rumah. Anak perlu diberi edukasi bahwa virus corona yang terjadi menyebabkan tidak boleh keluar rumah, karena dapat beresiko tertular. Dengan penjelasan yang cukup, diharapkan anak dapat mengerti situasi dan tetap semangat walau belajar di rumah. Apalagi bagi anak yang akan menghadapi ujian akhir, harus diberi penjelasan ekstra agar bersemangat untuk terus belajar.

2.Berkonsultasi dengan ahli

Meski tidak berada di sekolah, orang tua disarankan untuk selalu berkonsultasi dengan guru-guru di sekolah. Walau bagaimana pun, mereka lah yang paling mengerti bagaimana metode yang biasa digunakan oleh sang anak, materi apa saja yang mesti dipelajari, dan juga tugas-tugas yang mestinya dikerjakan. Orang tua juga dapat memberi kabar tentang perkembangan anak dari hari ke hari agar ketika masuk nanti guru dapat mengantisipasi metode pembelajaran selanjutnya.

3. Membuat jadwal

Selain menjelaskan situasi, anak juga harus dibuatkan jadwal agar dapat berperilaku disiplin di rumah. Jadwal belajar dapat dibuat mirip seperti jadwal yang ada di sekolah, akan tetapi bisa juga dirubah lebih fleksibel sesuai dengan kondisi anak di rumah.

Disiplin melakukan segala sesuatunya dapat dimulai dari bangun tidur yang teratur, kapan waktu sarapan, belajar, bermain dan istirahat, aktivitas bebas, dan lain sebagainya. Orang tua harus membimbing anak agar selalu mengikuti jadwal tersebut secara disiplin.

4. Menyempatkan Waktu Bersama Anak

Di tengah kesibukan orang tua, yang mungkin bekerja di rumah atau tetap di kantor, harus menyempatkan waktu untuk mendampingi anak. Mereka akan lebih bersemangat ketika orang tua ikut hadir bergabung untuk sekedar menemani atau bahkan mengajari.

5. Diselingi dengan Hiburan

Ketika proses belajar, anak sangat mudah sekali merasa bosan dan tidak betah dengan kondisi belajar yang itu-itu saja. Sesekali ajaklah mereka untuk bermain video games atau menonton film. Hitung-hitung sebagai bentuk apresiasi juga atas kerja keras atau hasil dari belajarnya. Anak juga bisa diajak untuk berolahraga sekaligus untuk menjaga daya tahan tubuh tetap baik.

6. Menciptakan Suasana yang Nyaman

Untuk memperoleh hasil belajar yang lebih maksimal, buatlah suasana belajar yang nyaman untuk anak. Menggunakan bantal kesayangannya atau memberi makanan ringan yang ia sukai dapat dilakukan agar anak betah berlama-lama dalam belajar.

7. Mendatangkan Orang Lain

Cara ini dapat dilakukan dengan cara memanggil guru les privat atau anak-anak lainnya agar bisa ikut belajar. Kehadiran mereka dapat menambah jiwa kompetitif dalam diri anak sehingga merasa terdorong untuk belajar lebih dan lebih lagi. Apabila Anda mencari guru les privat yang berkompeten, dapat melalui lembaga Belajar Kreatif. Selain memiliki keahlian, guru-guru tentor juga professional dan juga berakhlak mulia.