Pengecualian Pendaftaran CPNS 2018 Sesuai Kondisi Masing-Masing

Berdasarkan Permen 37/2018 juga memberikan ketentuan ambang batas lain bagi pelamar selain formasi umum.  Pelamar Daftar CPNS selain formasi umum, antara lain disabilitas, putra/putri papua, dan formasi cumlaude.

Dijelaskan dalam pasal 5 Permen 37/2018 tertulis nilai ambang batas Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai
Negeri Sipil Tahun 2018 bagi peserta yang mendaftar pada jenis formasi khusus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 yaitu:

  1. Nilai kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat Dengan Pujian (Cumlaude) dan Diaspora paling sedikit 298 (dua ratus sembilan puluh delapan), dengan nilai TIU paling rendah 85 (delapanpuluh lima); Gelar-gelar kehormatan dibawah ini diberikan kepada pelajar sarjana dan pascasarjana yang meraih pencapaian akademik yang berbeda. Gelar kehormatan ini biasanya tertulis dalam ijazah.

Cum Laude, Magna Cum Laude, dan Summa Cum Laude adalah penghargaan yang diadopsi dari bahasa Latin yang didasarkan sistem di US (United State) dan dapat diterjemahkan menjadi Penghargaan Tertinggi, dengan Penghargaaan yang Tinggi, dan Penghargaan.

Istilah yang terkai dengan lulusan terbaik dalam CPNS adalah

  1. Cum Laude: “Dengan Kehormatan” atau “Dengan Pujian”
  2. Magna Cum Laude: “Dengan Pujian/ Kehormatan Besar”
  3. Summa Cum Laude: “Dengan Kehormatan/ Pujian Tertinggi”

Mahasiswa program sarjana akan diberikan penghargaan sesuai dengan nilai-nilai berikut ini:

  1. 80 dan 3.80 keatas: Summa Cum Laude
  2. 60 s/d 3.79: Magna Cum Laude
  3. 40 s/d 3.59: Cum Laude
  4. 20 s/d 3.39: High Merit
  5. 00 s/d 3.19: Merit

Cum Laude (berasal dari Bahasa Latin yang berarti dengan pujian) adalah predikat yang diberikan pada ujian di perguruan tinggi. Ada beberapa predikat yang termasuk ke dalam Cum Laude seperti magna cum laude yang berarti lulus dengan banyak pujian dan summa cum laude yang artinya lulus dengan pujian terbanyak  https://id.wikipedia.org/wiki/Cum_Laude.

 

Difabel atau disabilitas adalah istilah yang meliputi gangguan, keterbatasan aktivitas, dan pembatasan partisipasi. Gangguan adalah sebuah masalah pada fungsi tubuh atau strukturnya; suatu pembatasan kegiatan adalah kesulitan yang dihadapi oleh individu dalam melaksanakan tugas atau tindakan, sedangkan pembatasan partisipasi merupakan masalah yang dialami oleh individu dalam keterlibatan dalam situasi kehidupan. Jadi disabilitas adalah sebuah fenomena kompleks, yang mencerminkan interaksi antara ciri dari tubuh seseorang dan ciri dari masyarakat tempat dia tinggal  https://id.wikipedia.org/wiki/Difabel

Belajar Ujian CPNS, Bimbel CPNS, Privat modul CPNS
Belajar Ujian CPNS, Bimbel CPNS, Privat modul CPNS
  1. nilai kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi Penyandang Disabilitas paling sedikit 260 (dua ratus enam puluh), dengan nilai TIU serendah-rendahnya 70 (tujuh puluh);
  2. nilai kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi Putra/Putra Papua dan Papua Barat paling sedikit 260 (dua ratus enam puluh), dengan nilai TIU paling sedikit 60 (enam puluh);
  3. Nilai kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi Tenaga Guru dan Tenaga Medis/Paramedis dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II paling sedikit 260 (dua ratus enam puluh), dengan nilai TIU paling sedikit 60 (enam puluh);

Sementara itu untuk jabatan Dokter Spesialis, Instruktur Penerbang, Petugas Ukur, Rescuer, Anak Buah Kapal, Pengamat Gunung Api, Penjaga Mercu Suar, Pelatih/Pawang Hewan, dan Penjaga Tahanan pada penetapan kebutuhan (formasi) umum diberikan pengecualian. Bimbel CPNS, Pengecualian CPNS, Les Privat CPNS

Belajar Privat Bimbel Masuk CPNS materi TIU TWK dan SKB

Belajar Privat Bimbel Masuk CPNS materi TIU TWK dan SKB.

CPNS adalah Calon Pegawai Negeri Sipil, ada kata calon, pegawai Negeri dan Sipil.

Calon artinya bakal,

Negeri artinya wilayah tertentu Negara Republik Indonesia

Pegawai artinya aparat negara

Sipil artinya masyarakat bisa dalam kedudukannya dalam hukum.

Tahapan Seleksi CPNS, Bimbel Privat CPNS
Tahapan Seleksi CPNS, Bimbel Privat CPNS
Tahapan Seleksi CPNS, Bimbel Privat CPNS
Tahapan Seleksi CPNS, Bimbel Privat CPNS

Kemudian berkaitan dengan materi ujian CPNS ada beberapa istilah TWK, TIU dan SKB.

TWK adalah singkatan dari Tes Wawasan Kebangsaan

TIU adalah singkatan dari Tes Intelegensi UMUM

SKB adalah Agar bisa mengikuti tahapan seleksi berikutnya, peserta Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018 selain harus lulus persyaratan administrasi, nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) harus melewati nilai ambang batas (passing grade).

Hal ini dijelaskan Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Setiawan Wangsaatmadja di Jakarta, Sabtu (8/9/2018).

“Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) harus dilalui oleh pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi. Seperti tahun lalu, pelaksanaan SKD CPNS tahun 2018 ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), dan kelulusan menggunakan nilai ambang batas (passing grade),” kata Setiawan dilansir setkab.go.id.

Menurut Deputi SDM Kementerian PAN RB itu, Nilai SKD memiliki bobot 40 persen, sementara Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bobotnya 60 persen. Setiap peserta SKD, lanjut Setiawan, harus mengerjakan 100 soal yang terdiri dari soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 35 soal, Tes Intelegensia Umum (TIU) 30 soal, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 35 soal.

Setiawan juga menjelaskan, TWK dimaksudkan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, bahasa Indonesia, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

Banyak hal yang harus dipersiapakan dalam menempuh ujian CPNS. Bimbel CPNS, Tahapan Daftar CPNS, Syarat Daftar CPNS